Sabtu, 21 Juni 2014

PROFIL KEPALA SEKOLAH



PROFIL KEPALA SEKOLAH

SMP Negeri 3 Pajangan yang berdiri sejak 18 tahun yang lalu, tapatnya pada 31 Maret 1996 telah mengalami lima kali pergantian kepala sekolah. Kepala sekolah kelima tersebut adalah Martinah, M.Pd. Terhitung sejak 1 April 2011 melalui SK Promosi dari Bupati Bantul, beliau menjabat sebagai kepala SMP 3 Pajangan. Secara urut kepala SMP 3 Pajangan yang pertama sampai keempat adalah Dra. Mursudarinah (1996-2003), Dra. Sundari (2003-2006), Drs. Sutardjo (2006-2008), dan Hari Purnomo, S.Pd. (2008 – 2011).

Prestasi SMP 3 Pajangan sejak tahun 2010 terus meningkat. Prestasi tersebut antara lain: (1) Model Sekolah Sehat 2010, (2) Juara III Perpustakaan Sekolah tingkat Kabupaten Bantul 2011, (3) Juara III sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Bantul 2011, (4)  Juara III sekolah Sehat 2011, (5) Juara III Kemakmuran dan Kebersihan Musholla 2012. Kejuaraan siswa di bidang olahraga juga terus meningkat. Terakhir meraih medali perak dalam kejuaraan Taekwondo Pelajar Mahasiswa se-Indonesia di Surakarta tahun 2014.

                Martinah M.Pd. yang bertempat tinggal di Jongke Tengah RTO3 RW 23, Sendangadi, Mlati, Sleman ini lahir di Sleman pada tanggal 21 April 1962, tepat saat matahari berada di atas katulistiwa. Jarak dari tempat tinggal sampai di SMP 3 Pajangan  23 km ditempuhnya setiap hari dengan kendaraan pribadi karena sekolah ini tidak dilalui oleh kendaraaan umum.
Pendidikan formal yang ditempuhsecara lengkap adalah sebagai berikut ini.
a.       Sekolah Dasar (SD) Mlati I lulus  pada tahun 1974,
b.      SMP 2 PPSP IKIP Yogyakarta lulus pada tahun 1977,
c.       SPG IKIP Yogyakarta lulus pada tahun 1981,
d.      DII Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Yogyakartalulus pada tahun1983,
e.      DIII Bahasa dan Indonesia IKIP Yogyakartalulus pada tahun 1997,
f.        S-1 Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Yogyakartalulus pada tahun 2000,
g.       S-2 Penelitian dan Evaluasi Pendidikanlulus pada tahun 2006.

Kariernya sebagi guru diawali pada tahun 1984 sebagai CPNS di SMP 2 Kasihan, Bantul. Selama 27 tahun bertugas sebagai guru merupakan bekal pengalaman yang besar dan beragam dalam duniapendidikan. Pengalamannya lain disamping sebagai guru, beliau pernah menjadi instruktur pada diklat PTBK Bahasa Indonesia di tingkat Provinsi pada tahun 2004-2005.
Predikat Guru Berprestasi Peringkat I di Kabupaten Bantul dan Peringat II di tingkat Provinsi Daerah Istimewa diraih pada tahun 2004. Pada tahun 2013 predikat sebagai juara I Kepala Sekolah berprestasi tingkat Kabupaten Bantul diraihnya. Sayang, kompetisi yang dijalaninya harus kandas di tingkat provinsi sehingga tiket mengikuti seleksi KS berprestasi gagal diraih. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap berkarya.
Penampilannya yang sederhana, keramahannya, dan kesantunannya selalu melekat dalam kehidupannya sehari-hari pada kepala SMP 3 Pajangan ini. Komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan di bidang akademik dan non akademik tercermin pada kebijakan-kebijakan yang diambilnya.
1.       Pandangannya terhadap pendidikan sejalan dengan pandangan Pahlawan Nasional RA Kartini yaitu hanya melalui pendidikan harkat dan martabat seseorang akan terangkat. Menurutnya ‘Ningrat’ atau kedudukan tinggi dalam strata masyarakat, ada yang diperoleh karena keturunan yang ditandai dengan gelar keningratannya dan ada ‘ningrat’ yang dapat diraih oleh siapapun melalui pendidikan, kearifan, dan kemuliaan hidup. Jadi, untuk meningkatkan harkat dan martabat sesorang adalah melalui pendidikan.

PERINGATAN HARI KEANEKARAGAMAN HAYATI



SMP 3 PAJANGAN PERINGATI HARI KEANEKARAGAMAN HAYATI DENGAN MENANAM TOGA
 DAN BAKTI SOSIAL MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN SEKOLAH

         Kerja bakti membersihkan kampus dilakukan oleh seluruh siswa setiap hari melalui jadwal piket kelas dan setiap hari Rabu sore, pukul 15.30 semua siswa membersihkan lingkungan sesuai jatah masing-masing. Khusus pada peringatan keanekaragaman hayati ini, SMP 3 Pajangan kembali meremajakan tanaman Toga yang telah rusak karena abu vulkanik dari Gunung Kelud.
STIPA.PAJANGAN. Hari Keanekaragaman Hayati yang jatuh pada tanggal 22 Mei 2014, diperingati oleh SMP 3 Pajangan dengan menanam tanaman obat keluarga (TOGA) dan kerja bakti membersihkan jalan di depan kampus, sepanjang 500 m. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang selalu diselenggarakan oleh sekolah untuk menumbuhkan semangat seluruh warga sekolah dan lingkungan untuk peduli pada kelestarian lingkungan.
       Toga SMP 3 Pajangan yang baru terletak di bagian ujung timur dengan menempati lahan seluas tujuh kali sepuluh meter. Toga ini dibangun secara semi permanen. Pekerjaan ini dilakukan pada setiap hari Rabu sore oleh siswa laki-laki dibantu oleh Bapak Ibu Guru, khususnya pembina OSIS dan guru Ektrakurikuler KIR. Untuk penghematan biaya sekaligus memanfaatkan sampah, barang kemasan beks, seperti: plastik kemasan minyak goreng, kemasan minuman, kaleng bekas cat, dan sebagainya. Khusu tanaman sirih yang tumbuh subur sempat beberapa kali panen. Hasilnya pun laku dijual.
       Keanekargaman tanaman Toga didapat dengan mengumpulakan sumbangan tanaman dari siswa, guru, maupun karyawan, dan tetangga sekitar. Jenisnya antara lain: sirih, meniran, jahe, lengkuas, dan sebagainya.

SMP 3 PAJANGAN MASUK SEMIFINAL LCC 2014



SMP 3 PAJANGAN MASUK SEMIFINAL LCC 2014
YANG DISELENGGARAKAN OLEH DISDIKPORA DIY BEKERJA SAMA DENGAN TVRI

        
Semifinalis Lomba LCC
STIPA.PAJANGAN. Sangat membanggakan SMP 3 Pajangan dapat meraih tiket maju ke semifinal Lomba Cerdas Cermat (LCC) yang diselenggarakan oleh Dinas Dikpora DIY  setelah mendapatkan skor tertinggi melawan SMP 5 Bangunptapan dan SMP 1 Sedayu. Tim SMP 3 Pajangan terdiri dari Angela Puspita Dariswati, Badi’ah, dan Angger Cakra Wibisono. Ketiganya adalah siswa kelas VIII serta pendamping Ibu Umiyatun, S.Pd. dan Setyo Mawarto, M.Pd.
                Menurut kepala sekolah, prestasi ini sangat membanggakan dan luar biasa. Alasannya, lawannya adalah sekolah yang sudah lama berstatus Sekolah Standar Nasional (SSN). Semangat bertanding dari peserta dan bimbingan dari Bapak Ibu Guru ternyata memberikan hasil yang sangat menggembirakan sekaligus membanggakan. Dalam acara LCC tersebut Sela, siswa kelas VII B, juga berkesempatan tampil mempersembahkan sebuah tarian.
                Kemenangan  Tim ini menambah panjang  daftar  berprestasi SMP 3 Pajangan. Model Sekolah Sehat,  Juara Sekolah Sehat  Tingkat Provinsi, Sekolah Adiwiyata, Juara Kemakmuran dan kebersihan Musholla, Peraih medali perak kompetisi Taekwondo Pelajar dan Mahasiswa se-Indonesia di Surakarta tahun 2014.

Kunjungan Bupati Bantul ke SMP 3 Pajangan



BUPATI BANTUL KUNJUNGI PELAKSANAAN UN DI SMP 3 PAJANGAN
Salami Semua Pengawas dan Peserta UN 2014


                STIPA.PAJANGAN. Bupati Bantul, Hj. Sri Surya Widati memantau pelaksanaan UN di SMP 3 Pajangan pada hari pertama pelaksanaan UN, Senin 5 Mai 2014. Kunjungan ini merupakan surprise bagi SMP 3 Pajangan karena tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.  Ibu Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul, Drs. Totok Sudarto, M.Pd., Kepala Bidang SMP Dinas Dikdas, Mudiyana, SIP, M.Si. dan Ketua PGRI Kabupaten Bantul, Drs. H. Sahari tiba di SMP 3 Pajangan pada pukul 09.15, lima belas menit sebelum pelaksanaan UN untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia berakhir.
               
Ramah tamah Ibu Bupati dengan Kepala Sekolah
Rombongan Bupati Bantul ini diterima oleh Kepala Sekolah, Martinah, M.Pd., dan Tim UN SMP 3 Pajangan. Menurut Martinah, M.pd., peserta UN berjumlah 104 siswa, terdiri dari 59 siswa laki-laki dan 45 siswa perempuan. Sekolah menerapkan 12 Program sukses UN 2014: Pemantapan materi UN, Tes Pendalaman Materi (TPM), Ulangan Mingguan untuk mata pelajaran yang diujikan secara nasional, Bimbingan belajar kelompok, Klinik dan Sanggar mapel UN, outbond, AMT bersama ORBIT, dan doa bersama. Melalui program sukses UN ini para siswa merasa lebih sap dan mantap. Kesiapan ini tercermin juga pada hasil wawancara wartawan terhadap salah satu peserta, Miftakhul Janah, bahwa dia optimis dapat meraih nilai sembilan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.
                Ibu Bupati menyempatkan masuk di ruang pengawas untuk menyalami semua pengawas yang baru saja selesai melaksanakan tugas sebagai pengawas ruang ujian. Saat berkeliling memantau keadaan ruang ujian, seluruh peserta mendapat kesempatan untuk bersalaman, mohon doa restu pada Ibu Bupati dan rombongan. Sebelum meninggalkan lokasi, Ibu Bupati juga sempat mengungkapkan kekagumannya pada kebersihan dan keasrian lingkungan sekolah. Rombongan meninggalkan SMP 3 Pajangan pada pukul 10.30 menit.