PROFIL KEPALA SEKOLAH
SMP
Negeri 3 Pajangan yang berdiri sejak 18 tahun yang lalu, tapatnya pada 31 Maret
1996 telah mengalami lima kali pergantian kepala sekolah. Kepala sekolah kelima
tersebut adalah Martinah, M.Pd. Terhitung sejak 1 April 2011 melalui SK Promosi
dari Bupati Bantul, beliau menjabat sebagai kepala SMP 3 Pajangan. Secara urut
kepala SMP 3 Pajangan yang pertama sampai keempat adalah Dra. Mursudarinah
(1996-2003), Dra. Sundari (2003-2006), Drs. Sutardjo (2006-2008), dan Hari
Purnomo, S.Pd. (2008 – 2011).
Prestasi
SMP 3 Pajangan sejak tahun 2010 terus meningkat. Prestasi tersebut antara lain:
(1) Model Sekolah Sehat 2010, (2) Juara III Perpustakaan Sekolah tingkat
Kabupaten Bantul 2011, (3) Juara III sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Bantul
2011, (4) Juara III sekolah Sehat 2011,
(5) Juara III Kemakmuran dan Kebersihan Musholla 2012. Kejuaraan siswa di
bidang olahraga juga terus meningkat. Terakhir meraih medali perak dalam
kejuaraan Taekwondo Pelajar Mahasiswa se-Indonesia di Surakarta tahun 2014.
Martinah M.Pd. yang bertempat
tinggal di Jongke Tengah RTO3 RW 23, Sendangadi, Mlati, Sleman ini lahir di
Sleman pada tanggal 21 April 1962, tepat saat matahari berada di atas
katulistiwa. Jarak dari tempat tinggal sampai di SMP 3 Pajangan 23 km ditempuhnya setiap hari dengan
kendaraan pribadi karena sekolah ini tidak dilalui oleh kendaraaan umum.
Pendidikan
formal yang ditempuhsecara lengkap adalah sebagai berikut ini.
a.
Sekolah Dasar (SD) Mlati I lulus pada tahun 1974,
b.
SMP 2 PPSP IKIP Yogyakarta lulus pada tahun
1977,
c.
SPG IKIP Yogyakarta lulus pada tahun 1981,
d.
DII Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP
Yogyakartalulus pada tahun1983,
e.
DIII Bahasa dan Indonesia IKIP Yogyakartalulus
pada tahun 1997,
f.
S-1 Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas
Negeri Yogyakartalulus pada tahun 2000,
g.
S-2 Penelitian dan Evaluasi Pendidikanlulus pada
tahun 2006.
Kariernya sebagi guru diawali pada
tahun 1984 sebagai CPNS di SMP 2 Kasihan, Bantul. Selama 27 tahun bertugas
sebagai guru merupakan bekal pengalaman yang besar dan beragam dalam
duniapendidikan. Pengalamannya lain disamping sebagai guru, beliau pernah
menjadi instruktur pada diklat PTBK Bahasa Indonesia di tingkat Provinsi pada
tahun 2004-2005.
Predikat Guru Berprestasi Peringkat
I di Kabupaten Bantul dan Peringat II di tingkat Provinsi Daerah Istimewa
diraih pada tahun 2004. Pada tahun 2013 predikat sebagai juara I Kepala Sekolah
berprestasi tingkat Kabupaten Bantul diraihnya. Sayang, kompetisi yang
dijalaninya harus kandas di tingkat provinsi sehingga tiket mengikuti seleksi
KS berprestasi gagal diraih. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangatnya untuk
tetap berkarya.
Penampilannya yang sederhana,
keramahannya, dan kesantunannya selalu melekat dalam kehidupannya sehari-hari
pada kepala SMP 3 Pajangan ini. Komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan
di bidang akademik dan non akademik tercermin pada kebijakan-kebijakan yang
diambilnya.
1.
Pandangannya terhadap pendidikan sejalan dengan
pandangan Pahlawan Nasional RA Kartini yaitu hanya melalui pendidikan harkat
dan martabat seseorang akan terangkat. Menurutnya ‘Ningrat’ atau kedudukan
tinggi dalam strata masyarakat, ada yang diperoleh karena keturunan yang
ditandai dengan gelar keningratannya dan ada ‘ningrat’ yang dapat diraih oleh
siapapun melalui pendidikan, kearifan, dan kemuliaan hidup. Jadi, untuk
meningkatkan harkat dan martabat sesorang adalah melalui pendidikan.